.::Daarul'ilm::.

Beribadahlah seakan-akan engkau melihat ALLAH,jika tidak bisa sesungguhnya ALLAH melihatmu

Mengenal Kitab-kitab Tafsir Bil Ma’tsur

* Tafsir Ibnu Jarir At-Thobari

Nama asli tafsir ini adalah Jami’ Al-bayan fi Tafsir Al-Qur’an, penulisnya adalah Imam Ibnu Jarir At-Thobari. Beliau dikenal dengan Abu Ja’far. Lahir 224 H dan wafat 310 H. Kitab beliau ini adalah kitab terbaik dalam ilmu tafsir. Bahkan menurut penilaian Imam An-Nawawi, kitab tafsir yang tidak ada bandingnya.
Keutamaan tafsir Ibnu Jarir ini diantaranya, karena ia bersumber dari hadis-hadis Nabi saw, komentar para sahabat dan tabiin. Juga karena keluasan penafsirannya yang meliputi nasikh dan mansukh, tarjih riwayat, keterangan kualitas hadis antara shahih dan dhaif, I’rob Al-qur’an dan istinbath (memberi kesimpulan) terhadap ayat-ayat hukum. Memang tak dapat dipungkiri ada beberapa kekurangan dalam tafsir ini seperti terdapatnya riwayat Israiliat yang tidak jelas. Walaupun demikian, para mufassir setelah Imam Ibnu Jarir menjadikan tafsir beliau sebagai referensi utama. Karena memang kualitas dan validitas tafsir ini tidak diragukan lagi.
Baca lebih lanjut

April 12, 2010 Posted by | Qur'an | Tinggalkan komentar

Fadhilat Membaca Al-Quran


Amalan membaca Al-Quran adalah salah satu daripada ciri-ciri budaya Islam yang sewajarnya dilakukan sepanjang masa dan sepanjang hayat.Bukan sahaja pahala dan fadhilat yang kita perolehi,malahan ia menjadi salah satu syi’ar agama Islam yang dapat dilihat dan dicontohi oleh orang-orang bukan Islam.Semakin hari kita seolah-olah telah kembali ke zaman jahilliyah.Jika dilihat sekeliling hanya segelintir yang betul-betul menghayati dan mentaati suruhanNya.Sudahlah begitu kadang-kala penampilan Islamik yang ditonjolkan,seringkali dipandang seolah-olah kita begitu asing dinegara yang digelar ‘Negara Islam’ ini.Ada juga yang masih alpha sibuk mengejar dunia,namun akhirat ditinggalkan.Sibuk mengejar kekayaan yang sementara.Apa yang ditakuti
Baca lebih lanjut

April 12, 2010 Posted by | Qur'an | Tinggalkan komentar

Mampukah Perempuan Zaman Sekarang Hidup Dengan Sunnah Rasulullah Saw?

Rasulullah Muhammad Saw adalah nabi terakhir yang ditunjuk oleh Allah Swt untuk menegakkan agama Islam di dunia sebagai petunjuk bagi umat manusia sebelum menghadapi hari akhir. Nabi Muhammad Saw adalah pemimpin, pemberi petunjuk dan panutan bagi kaum Muslimin. Tindakan-tindakannya, secara pribadi maupun di depan publik, selalu mendapat bimbingan dari Allah Swt sehingga ia menjadi lambang bagi orang yang berbudi luhur, berperilaku dan berkarakter mulia.

Rasulullah Saw dicintai dan dihormati oleh generasi pertama kaum Muslimin yang meniru, mengagumi dan mencontoh perbuatan serta sikap Rasulullah Saw dalam kehidupan mereka sehai-hari. Dalam Al-Quran Surat Ali Imran ayat 31 disebutkan;

“Katakanlah: Jika memang kamu cinta kepada Allah, maka turutkanlah aku, niscaya cinta pula Allah kepada kamu dan akan diampuniNya dosa-dosa kamu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi penyayang.”

Kecintaan dan kasih sayang Allah Swt pada seorang mukmin, baik laki-laki maupun perempuan, tergantung pada tingkat kecintaan dan kepatuhan seorang mukmin pada Rasulullah Muhammad Saw. Kecintaan dan kepatuhan itu harus tercermin dalam cara hidup mereka dengan mencontoh kebiasaan, kualitas dan kepribadian Rasulullah Saw.

Kaum Muslimin menghadapi tantangan dan tekanan yang berat untuk memegang teguh keyakinan mereka atau keyakinan itu akan luntur oleh gaya hidup sekular. Berbeda dengan zaman Rasulullah Saw, para sahabat secara otomatis dan dengan sepenuh hati menjalankan Sunnah Rasulullah Saw. Sekarang, zamannya sudah berubah, menerapkan Sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari menjadi tantangan tersendiri bagi banyak kaum Muslimin. Beberapa faktor yang mempengaruhinya antara lain;
Modernisasi Perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan, penerbangan, teknologi dan industrialisasi membuat kehidupan menjadi serba cepat dan riuh. Seseorang akan dipandang kuno atau primitif jika memiliih menerapkan metode-metode yang usang, yang ditemukan berabad-abad yang lalu dan bukan metode hasil penemuan riset yang modern, berdasarkan data dan penemuan ilmiah. Baca lebih lanjut

April 12, 2010 Posted by | Muslimah, TIPS-TIPS | Tinggalkan komentar