.::Daarul'ilm::.

Beribadahlah seakan-akan engkau melihat ALLAH,jika tidak bisa sesungguhnya ALLAH melihatmu

Problematika Menghafal AlQuran

1. Hafalan baru mudah hilang
Setiap penghafal Al Qur’an pasti mengahadapi hal ini karena hafalan baru sangat rapuh. Ayat-ayat yang baru anda hafal tadi subuh akan hilang ketika siang bila anda tidak segera menghafalnya kembali. Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan :

a. Ukurlah kemampuan ingatan anda, berapa lama anda akan dapat mengingat hafalan baru tersebut dengan baik apakah 3 jam, 4 jam atau lebih. Jika anda sudah tahu kemampuan anda adalah sekitar 3 jam misalnya, maka sebelum limit waktu tersebut anda harus kembali mengulang hafalan baru tersebut.

b. Tulislah hafalan baru tersebut di atas kertas dan simpanlah di saku anda.
Bacalah ia setiap kali anda menyadari bahwa ada sesuatu di saku anda. Jangan pernah mengabaikannya ketika anda ingat.

c. Jangan menetapkan target hafalan baru terlalu banyak jika anda memang tidak sanggup menghafalnya.

2. Hafalan tidak lancar
Semakin banyak ayat yang sudah anda hafal, maka akan semakin sulit anda untuk mempertahankannya, sehingga akan menyebabkan sebagian hafalan anda tidak lancar. Hal ini sering dihadapi oleh para penghafal yang kesulitan untuk membagi waktunya antara memantapkan hafalan baru dan mengulang hafalan lama.
Solusi untuk mengatasi masalah di atas adalah sebagai berikut:

a. Identifikasi terlebih dahulu bagian-bagian ayat yang tidak lancar.

Hal ini dapat anda lakukan dengan menyuruh seseorang untuk membacakan awal suatu ayat secara acak dan anda melanjutkannya sampai lebih kurang satu halaman. Untuk setiap juznya teman atau pembimbing anda dapat memilih dua sampai tiga maqra’ yang dianggap representatif. Dengan demikian, anda akan dapat mengetahui bagian atau juz mana dari hafalan anda yang tidak lancar.

b. Berikan perhatian penuh pada bagian-bagian tersebut.

Bila anda mengulang secara reguler dari awal sampai akhir hafalan anda, maka ketika sampai kepada bagian dimaksud anda harus mengulang-ulangnya minimal 5 kali.

c. Bila bagian yang tidak lancar adalah keseluruhan juz atau sampai beberapa juz, mintalah pembimbing anda untuk mentasmi’ juz-juz dimaksud secara rutin dan berulang-ulang sampai anda benar-benar lancar.

3. Ragu pada ayat-ayat yang hampir sama
Beberapa ayat dalam Al Quran memiliki kemiripan dalam segi susunan kalimat dan makna. Ada beberapa ayat yang pangkalnya sama tetapi ujungnya berbeda, demikian juga ada beberapa ayat yang pangkalnya berbeda tetapi ujungnya sama. Ada pula beberapa ayat yang pangkal dan ujungnya sama tetapi berbeda di tengah, bahkan ada beberapa ayat yang benar-benar sama. Ayat-ayat yang hampir sama tersebut tentu sangat sulit untuk diingat. Bisa saja seorang penghafal yang membaca ayat pada suatu surat berpindah ke surat lainnya karena adanya kemiripan pada ujung ayat. Kesulitan lain adalah mengingat ayat yang selanjutnya bagi masing-masing ayat yang hampir sama. Terlebih lagi, kadang ada ayat-ayat yang mirip lebih dari dua. Untuk menyiasati hal tersebut, maka anda dapat melakukan hal-hal sebagai berikut :
a. Buatlah catatan tersendiri setiap anda menemui ayat yang hampir sama.

b. Berilah highlight pada ayat-ayat yang hampir sama di mushhaf anda. Setiap kali anda membaca ayat tersebut, ingatlah tempat ayat yang mirip dengannya. Bila anda tidak bisa mengingatnya, bukalah kembali catatan anda.

c. Dalam mengulang hafalan, berikanlah frekwensi yang agak banyak pada ayat-ayat yang hampir mirip dibanding ayat-ayat yang biasa. Misalnya, bila anda membaca ayat biasa sebanyak 1 kali, bacalah ayat yang bersamaan 5 kali.

4. Kesulitan membagi waktu
Membagi waktu adalah salah satu problema di dalam menghafal Al Qur’an. Bagi anak-anak, harus menyediakan waktu menghafal Al Qur’an disamping waktu sekolah dan belajar. Sementara bagi orang dewasa, harus membagi waktu antara menghafal Al Qur’an, bekerja dan waktu bagi keluarga. Bila anda kesulitan dalam menyediakan waktu untuk menghafal Al Qur’an, maka hal-hal yang harus anda lakukan adalah:
a. Berusahalah untuk bangun pagi lebih awal di saat orang lain masih tidur, anda akan memperoleh waktu yang banyak dan baik untuk menghafal AlQuran.

b. Biasakanlah untuk menghafal Al Quran ketika anda akan tidur di malam hari.

c. Bawalah mushhaf anda kemanapun anda pergi sehingga anda dapat membacanya ketika ada waktu luang.

d. Buatlah jadwal kegiatan harian anda, masukkan di dalamnya waktu untuk menghafal Al Quran.

5. Menghafal ketika sudah dewasa
Tidak ada salahnya menghafal ketika sudah dewasa, namun akan menjadi problema jika anda menyadari bahwa ingatan anda tidak sekuat dulu lagi. Anda akan dibayangi keraguan apakah akan bisa melanjutkan sampai akhir atau akan berhenti di tengah jalan. Ada beberapa orang yang saya temui menghafal Al Qur’an ketika dewasa. Mereka mengakui bahwa jangka waktu yang dibutuhkan akan menjadi lebih panjang. Jika anak-anak dapat menghafal Al Qur’an 1 halaman per hari, maka orang dewasa mungkin hanya 1-3 ayat per hari. Namun, akhirnya mereka juga dapat menghabiskan hafalan mereka 30 juz. Beberapa cara yang dapat dilakukan oleh penghafal Al Qur’an dewasa antara lain:
a. Memulai menghafal Al Quran dari surat-surat pendek seperti Juz ‘Amma, Al Mulk, Ar Rahman, Al Waqi’ah, Yasin, As Sajdah dan sebagainya.

b. Tidak menetapkan target hafalan tambahan harian yang terlalu tinggi, cukup 1-3 ayat per hari.

c. Menjaga komitmen dan konsistensi di dalam menghafal Al Quran.

d. Memperbanyak berdo’a kepada Allah SWT semoga diberikan kemudahan di dalam menghafal Al Quran.

e. Memanfaatkan setiap waktu dengan baik.

April 24, 2010 - Posted by | IKHWAN, Muslimah, Qur'an, TIPS-TIPS, Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: