.::Daarul'ilm::.

Beribadahlah seakan-akan engkau melihat ALLAH,jika tidak bisa sesungguhnya ALLAH melihatmu

Problematika Menghafal AlQuran

1. Hafalan baru mudah hilang
Setiap penghafal Al Qur’an pasti mengahadapi hal ini karena hafalan baru sangat rapuh. Ayat-ayat yang baru anda hafal tadi subuh akan hilang ketika siang bila anda tidak segera menghafalnya kembali. Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan :

a. Ukurlah kemampuan ingatan anda, berapa lama anda akan dapat mengingat hafalan baru tersebut dengan baik apakah 3 jam, 4 jam atau lebih. Jika anda sudah tahu kemampuan anda adalah sekitar 3 jam misalnya, maka sebelum limit waktu tersebut anda harus kembali mengulang hafalan baru tersebut.

b. Tulislah hafalan baru tersebut di atas kertas dan simpanlah di saku anda.
Bacalah ia setiap kali anda menyadari bahwa ada sesuatu di saku anda. Jangan pernah mengabaikannya ketika anda ingat.

c. Jangan menetapkan target hafalan baru terlalu banyak jika anda memang tidak sanggup menghafalnya.
Baca lebih lanjut

Iklan

April 24, 2010 Posted by | IKHWAN, Muslimah, Qur'an, TIPS-TIPS, Uncategorized | 1 Komentar

Hal-hal Yang Dapat Menghilangkan Hafalan

Menghafal Al Qur’an tidaklah seperti menghafal sebuah buku biasa. Mempertahankan hafalan Al Quran jauh lebih sulit daripada menghafalnya. Seorang penghafal Al Quran haruslah mengetahui hal-hal yang dapat mempercepat hilangnya hafalan agar proses penghafalan dapat berhasi dengan baik. Faktor-faktor yang dapat menghilangkan hafalan Al Quran memiliki pengaruh yang berbeda-beda sesuai dengan kekuatan ingatan seseorang. Bisa saja hal-hal yang dapat menghilangkan hafalan dimaksud hanya sedikit berpengaruh pada orang yang sangat kuat ingatannya. Namun dapat disimpulkan secara umum bahwa beberapa hal yang dapat mengurangi kadar hafalan Al Qur’an seseorang adalah sebagai berikut :

a. Melakukan maksiat kepada Allah SWT
Hafalan Al Qur’an adalah hidayah dari Allah SWT dan hanya dapat menetap pada hati yang bersih. Karena itu, hafalan Al Qur’an tidak akan bertahan lama di hati orang-orang yang sering melakukan maksiat. Seorang penghafal Al Qur’an haruslah menjaga hati dan seluruh panca inderanya dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT.
Baca lebih lanjut

April 24, 2010 Posted by | Qur'an, TIPS-TIPS, Uncategorized | 7 Komentar

CARA MENJAGA HAFALAN

hal-hal yang membantu agar hafalan tetap terjaga
1. Doa
dengan doa apapun yang kita mau akan terwujud, karena Alloh telah menjanjikan bahwa barangsiapa berdoa maka akan dikabulkan. dengan doa akan akan terhindar dari musibah. doa merupaka perisai bagi orang mukmin.Doa merupakan sebab semua kebaikan dan kunci bagi semua pintu. Dengan doa akan didapatkan berbagai manfaat dan akan tertolak berbagai hal yang tidak disenangi.Doa merupakan sebab yang paling maudah dan paling cepat untuk menggapai tujuan. Orang yang berdoa adalah orang yang beruntung pada setiap keadaan.
Tatkala seorang hamba menghadap kepada Alloh dengan ikhlas, jujur, dan menghadirkan hati, doanya akan dikabulkan. Betapa banyak orang yang berdoa kepada Alloh dengan ikhlas, meredahkan diri, khusyu’ dan menangis, lalu dikabulkan doanya.

2. menjauhi maksiat
maksiat adalah awal dari mala petaka ummat. telah berkata para salaf :”Ilmu itu cahaya, dan cahaya tidak akan diberikan kepada orang yang berbuat maksiat”
Di antara sebab terpenting yang membantu menghafal ilmu syar’I adalah menjauhi maksiat.
Abdulloh bin Mas’ud berkata :”Sesungguhnya aku mengira bahwasanya seseorang itu lupa terhadap ilmu yang telah diketahuinya disebabkan kesalahan yang dilakukannya “(HR. Ad Darimi)
Sebagian mereka berkata :

Aku mengadu kepada waki’ tentang jeleknya hafalanku
Maka dia mengisyarakatkan kepadaku untuk meninggalkan maksiat
Dan berkata bahwa menghafal suatu itu adalah karunia
Karunia Alloh tidak diperoleh orang yang berbuat maksiat (Al Jami’ li Akhlaqir Rawi )
Adh Dhahak bin Muzahim berkata :”Tidak ada seorangpun yang mempelajari Al Quran kemudian melupakannya, kecuali karena dosa yang dilakukannya. Baca lebih lanjut

April 15, 2010 Posted by | IKHWAN, Muslimah, Qur'an, TIPS-TIPS | 8 Komentar

Metode Menghafal Al Qur’an

Menghafal qur’an merupakan kegiatan yang sangat mulia, karena hafidz qur’an adalah ahlullah di Bumi . Diperlukan do’a, kedisiplinan, dan keuletan agar sukses dalam menghafal qur’an. Dalam menghafal Anda dituntut untuk memiliki strategi yang jitu agar semua kegiatan yang menjadi tanggungjawab Anda tidak terabaikan. Pada kesempatan ini saya akan memaparkan strategi saya dalam menghafal yang Insya Allah dapat bermanfaat bagi Anda. Terutama bagi santri kelas kibar yang ingin mendapatkan syahadah.

Berikut strateginya :

1. Usahakan pikiran dalam keadaan tenang (calm mind), dan suasana nyaman. Karena saat pikiran kacau sekeras apapun Anda berusaha hasilnya tidak sama dengan saat pikiran tenang.

2. Membaca terlebih dahulu ayat-ayat yang akan dihafal. Ini membantu untuk lebih memudahkan dalam mengucapkan. Selain itu jika di dalam halaman tesebut ada ayat yang mudah ataupun indah, maka Anda merasa lebih bersemangat untuk menghafalkannya.

3. Memahami ayat yang akan dihafal. Memahami ayat dapat membantu untuk mengurutkan ayat-ayat yang dihafal. Selain itu juga dapat membantu agar Anda bisa merenungi kandungannya.
Baca lebih lanjut

April 14, 2010 Posted by | IKHWAN, Muslimah, Qur'an, TIPS-TIPS | 3 Komentar

KEUTAMAAN PENGHAFAL QURAN (HAFIDZ)

Allah telah menjanjikan kelebihan kepada mereka yang menghafal al Quran seperti yang digambarkan di bawah.

1.MEREKA ADALAH KELUARGA ALLAH SWT.

Sabda Rasulullah s.a.w:

“Dari Anas ra. Ia berkata bahawa Rasulullah s.a.w bersabda, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri dari manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, lalu Rasulullah s.a.w bertanya: “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah. Baginda menjawab: “Iaitu ahli Quran (orang yang membaca atau menghafal Al- Quran dan mengamalkan isinya).Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.

Baca lebih lanjut

April 13, 2010 Posted by | IKHWAN, Muslimah, Qur'an | 3 Komentar

Mengenal Kitab-kitab Tafsir Bil Ma’tsur

* Tafsir Ibnu Jarir At-Thobari

Nama asli tafsir ini adalah Jami’ Al-bayan fi Tafsir Al-Qur’an, penulisnya adalah Imam Ibnu Jarir At-Thobari. Beliau dikenal dengan Abu Ja’far. Lahir 224 H dan wafat 310 H. Kitab beliau ini adalah kitab terbaik dalam ilmu tafsir. Bahkan menurut penilaian Imam An-Nawawi, kitab tafsir yang tidak ada bandingnya.
Keutamaan tafsir Ibnu Jarir ini diantaranya, karena ia bersumber dari hadis-hadis Nabi saw, komentar para sahabat dan tabiin. Juga karena keluasan penafsirannya yang meliputi nasikh dan mansukh, tarjih riwayat, keterangan kualitas hadis antara shahih dan dhaif, I’rob Al-qur’an dan istinbath (memberi kesimpulan) terhadap ayat-ayat hukum. Memang tak dapat dipungkiri ada beberapa kekurangan dalam tafsir ini seperti terdapatnya riwayat Israiliat yang tidak jelas. Walaupun demikian, para mufassir setelah Imam Ibnu Jarir menjadikan tafsir beliau sebagai referensi utama. Karena memang kualitas dan validitas tafsir ini tidak diragukan lagi.
Baca lebih lanjut

April 12, 2010 Posted by | Qur'an | Tinggalkan komentar

Fadhilat Membaca Al-Quran


Amalan membaca Al-Quran adalah salah satu daripada ciri-ciri budaya Islam yang sewajarnya dilakukan sepanjang masa dan sepanjang hayat.Bukan sahaja pahala dan fadhilat yang kita perolehi,malahan ia menjadi salah satu syi’ar agama Islam yang dapat dilihat dan dicontohi oleh orang-orang bukan Islam.Semakin hari kita seolah-olah telah kembali ke zaman jahilliyah.Jika dilihat sekeliling hanya segelintir yang betul-betul menghayati dan mentaati suruhanNya.Sudahlah begitu kadang-kala penampilan Islamik yang ditonjolkan,seringkali dipandang seolah-olah kita begitu asing dinegara yang digelar ‘Negara Islam’ ini.Ada juga yang masih alpha sibuk mengejar dunia,namun akhirat ditinggalkan.Sibuk mengejar kekayaan yang sementara.Apa yang ditakuti
Baca lebih lanjut

April 12, 2010 Posted by | Qur'an | Tinggalkan komentar